Listening, Speaking, Reading, Writing Mandarin: Mana yang Harus Kamu Kuasai Dulu?

Bahasa Mandarin adalah salah satu skill yang cocok banget dikembangkan jika Sobat Pandai ingin kuliah di China atau mendapatkan kesempatan kerja yang besar. Mulai dari Pinyin, listening, reading, hingga speaking, Sobat Pandai mungkin merasa bingung gimana cara yang tepat untuk mulai belajar bahasa Mandarin. Supaya nggak bingung, yuk kita sama-sama bahas skill bahasa Mandarin mana yang harus Sobat Pandai kuasai terlebih dahulu agar bisa belajar bahasa Mandarin secara efektif! 

BACA JUGA: Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Belajar Bahasa Mandarin dari Nol?

Cara Memulai Belajar Bahasa Mandarin Secara Efektif

Secara umum, ada empat skill yang bisa Sobat Pandai perhatikan ketika belajar bahasa Mandarin, yaitu listening, speaking, reading, dan writing. Keempat skill ini memang sama-sama penting, terutama kalau Sobat Pandai mau fasih berbahasa Mandarin untuk keperluan kerja, studi, ataupun sehari-hari. Buat Sobat Pandai yang baru memulai belajar bahasa Mandarin, ini dia beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk bantu pembelajaran dengan lebih efektif. 

Tentukan Tujuan

Salah satu langkah yang sering banget di-skip sama banyak orang adalah menentukan tujuan yang jelas. Misalnya, apakah Sobat Pandai lebih butuh skill berbicara atau apakah Sobat Pandai berencana mengambil sertifikat bahasa untuk kelanjutan studi? Kedua tujuan ini tentu saja memerlukan teknik belajar yang berbeda. Buat Sobat Pandai yang hanya mau belajar bicara, memahami karakter Mandarin mungkin bukan menjadi prioritas utama. Nah, buat menentukan skill Mandarin mana yang harus dipelajari terlebih dahulu, biasa Sobat Pandai harus cocokin dengan kebutuhan masing-masing, nih! Sobat Pandai yang mau fasih berkomunikasi bisa mulai dengan listening dan speaking. 

Cari Tahu Materi yang Dipelajari

Langkah berikutnya yang harus Sobat Pandai lakukan adalah mencari tahu materi yang biasa perlu dikuasai. Salah satu materi yang paling umum digunakan sebagai panduan di banyak tempat adalah materi HSK. Dengan menggunakan panduan HSK, Sobat Pandai bisa mendapatkan gambaran soal apa yang harus dipelajari untuk menguasai bahasa Mandarin. Meski begitu, nggak semua orang cocok dengan panduan HSK. Jika Sobat Pandai perlu bahasa Mandarin untuk keperluan kerja, mungkin Sobat Pandai perlu panduan yang lebih fokus ke percakapan dan kosakata tentang bisnis. 

Tentukan Metode Belajar

Metode belajar semua orang nggak bisa dipukul rata karena setiap orang pasti memiliki cara belajarnya sendiri. Misalnya saja, ada beberapa orang yang mungkin lebih gemar belajar sendiri, sedangkan sekumpulan pelajar lain lebih nyaman jika memiliki pengajar profesional. Supaya belajarnya Sobat Pandai bisa lebih efektif, sangat penting untuk mengenali metode mana yang paling efektif sebelum mulai perjalanan dengan bahasa Mandarin. Punya metode belajar yang efektif juga sangat penting buat bantu Sobat Pandai dengan jadwal yang sudah padat, lho! 

Mulai dari Pemahaman Dasar

Meski tujuan akhir Sobat Pandai bisa jadi berbeda-beda, pemula dalam bahasa Mandarin biasa akan mulai dari pemahaman dasar seperti Pinyin dan intonasi. Kedua hal ini biasa menjadi salah satu tantangan terbesar bagi Sobat Pandai yang belum terbiasa dengan pelafalan dalam bahasa Mandarin. Meski begitu, mempelajari dasar penulisan dan pelafalan Pinyin akan menjadi sangat penting buat membedakan kosakata dalam bahasa Mandarin dengan lebih mudah. 

Tips Belajar Bahasa Mandarin untuk Pemula

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, ada 4 skill dasar bahasa Mandarin yang bisa Sobat Pandai pelajari. Meski begitu, salah satu hal penting yang harus Sobat Pandai ketahui adalah metode belajar yang diperlukan untuk masing-masing skill ini biasanya berbeda. Buat Sobat Pandai yang kesulitan menentukan cara pelajar, ini dia cara belajar 4 skill bahasa Mandarin untuk pemula ala IndoPanda! 

Listening

Bagian ini biasa menjadi salah satu skill yang lebih cepat ditangkap karena Sobat Pandai hanya perlu membiasakan diri untuk mendengarkan media dalam bahasa Mandarin. Beberapa tips yang dapat Sobat Pandai gunakan meliputi:

  • Latihan Membedakan Intonasi

Intonasi menjadi salah satu challenge pertama yang harus Sobat Pandai hadapi ketika akan mulai belajar bahasa Mandarin. Mengenali intonasi menjadi bagian penting dalam skill listening karena ada beberapa kosakata Mandarin dengan pengucapan sama, tetapi memiliki intonasi yang berbeda. Oleh karena itu, Sobat Pandai harus membiasakan diri membedakan intonasi dalam bahasa Mandarin. 

  • Manfaatkan Lagu dan Animasi

Buat Sobat Pandai yang mau belajar dengan cara yang fun, mendengarkan lagu atau nonton animasi sederhana bisa banget jadi jawabannya! Mendengarkan lewat lagu bisa jadi salah satu cara yang paling possible, apalagi jika Sobat Pandai tipe orang yang menyukai musik. Selain itu, Sobat Pandai bisa banget belajar listening bahasa Mandarin sambil nonton animasi untuk anak-anak. Kosakata yang digunakan pada animasi ini biasanya lebih sederhana sehingga akan cocok untuk pemula. 

  • Berlatih dengan Podcast dan Berita

Setelah memiliki dasar yang lebih kuat, Sobat Pandai bisa mencoba menantang diri sendiri dengan konten yang lebih berat, seperti podcast dan berita. Kedua media ini umumnya bisa Sobat Pandai dapatkan melalui streaming platform seperti Spotify maupun YouTube. Dengan kosakata yang lebih beragam, Sobat Pandai juga ditantang untuk lebih fokus dalam mendengarkan dan menyerap inti pembicaraan. 

Speaking

  • Latihan Pinyin

Rahasia speaking yang lancar biasa tergantung oleh kemampuan Sobat Pandai dalam melafalkan setiap suku kata dengan baik. Karena itu, Sobat Pandai harus membiasakan diri dengan Pinyin ketika ingin belajar speaking dalam bahasa Mandarin. Mempelajari Pinyin nggak hanya soal menguasai intonasi, tetapi belajar membedakan beberapa konsonan yang mirip, seperti zh dan z. 

  • Teknik Shadowing

Metode belajar yang satu ini cocok banget buat lancar berbahasa Mandarin. Untuk mempraktikkan teknik shadowing, Sobat Pandai disarankan memiliki contoh audio dari penutur bahasa Mandarin. Selain menggunakan audio, Sobat Pandai juga bisa memanfaatkan drama China atau animasi sebagai sumber utama. Dalam teknik shadowing, Sobat Pandai akan mencoba untuk meniru cara bicara penutur bahasa Mandarin semirip mungkin.Teknik ini bisa membantu membiasakan Sobat Pandai dalam berbicara seperti penutur asli bahasa Mandarin dalam waktu singkat.  

  • Praktik Bicara dengan Rekan Belajar

Belajar speaking sudah pasti lebih seru jika Sobat Pandai memiliki rekan belajar yang bisa diajak berkomunikasi. Dengan menggunakan teknik belajar yang seperti ini, orang-orang biasa akan merasa lebih percaya diri karena metodenya terkesan lebih ringan. Teknik belajar yang satu ini juga biasanya sangat ampuh buat Sobat Pandai yang ingin belajar lebih banyak kosakata bahasa Mandarin yang sering dipakai sehari-hari.

Reading 

  • Gunakan Metode Active Recall

Metode active recall biasa akan membantu Sobat Pandai untuk lebih memahami kosakata. Dengan metode belajar yang satu ini, Sobat Pandai tidak hanya membaca secara pasif, tetapi juga menguji kemampuan lewat tes sederhana. Salah satu alat bantu belajar yang bisa dimanfaatkan untuk mengenali aksara Mandarin adalah menggunakan flashcard. 

  • Tonton Video dengan Subtitle Mandarin

Kalau di bagian listening Sobat Pandai akan menonton video, Sobat Pandai juga bisa menggunakan teknik yang hampir sama lho untuk reading! Bedanya, Sobat Pandai akan berfokus pada subtitle bahasa Mandarin yang digunakan. Jika mendengar dan membaca dalam bahasa Mandarin masih terasa susah, Sobat Pandai juga bisa mengakali teknik ini dengan mencari video berbahasa Inggris yang memiliki subtitle bahasa Mandarin. Dengan begitu, Sobat Pandai bisa fokus mempelajari aksara dan kosakata Mandarin baru. 

  • Praktik Membaca Teks

Setelah memiliki dasar aksara Mandarin yang cukup, Sobat Pandai bisa mulai praktik membaca teks di berbagai tempat. Misalnya, Sobat Pandai bisa mulai mencari unggahan di media sosial yang berbahasa Mandarin dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Indonesia. Dengan teknik ini, Sobat Pandai bisa meningkatkan kemampuan membaca cepat dan menerjemahkan teks yang digunakan. 

Writing

  1. Pelajari Struktur Kalimat

Struktur kalimat adalah bagian yang penting, terutama jika Sobat Pandai akan menggunakan bahasa Mandarin dalam ranah yang lebih profesional. Meskipun sekilas mirip dengan tata bahasa di Indonesia, masih ada beberapa aturan yang harus Sobat pandai ketahui. Misalnya saja, kata keterangan dalam bahasa Mandarin umumnya diletakkan di depan predikat. 

  • Mulai Latihan Menulis Aksara Mandarin

Latihan menulis bahasa Mandarin bukan sekadar memahami bentuk karakter yang digunakan, tetapi juga mengetahui urutan menulis yang benar. Meski terdengar sederhana, urutan menulis dalam bahasa Mandarin menjadi bagian penting yang sangat diperhatikan di banyak tempat, terutama jika Sobat Pandai menggunakan tulisan tangan. Latihan bahasa Mandarin pada umumnya digunakan pada buku kotak-kotak untuk menghasilkan tulisan yang lebih konsisten. Latihan seperti ini sangat cocok untuk memperkuat muscle memory, lho!

  • Salin Ulang Kalimat

Menyalin ulang kalimat dengan tulisan tangan biasanya memiliki beberapa manfaat. Salah satu manfaat utamanya adalah Sobat Pandai akan terbiasa menulis aksara Mandarin. Latihan rutin seperti ini bisa membuat aksara yang ditulis lebih rapi dan membantu mengingat bentuk karakter bahasa Mandarin yang sesuai. Selain itu, Sobat Pandai juga bisa memahami struktur kalimat dan tanda baca sesuai dengan teks asli dalam bahasa Mandarin. 

Asah Skill Bahasa Mandarin Bareng IndoPanda

Setelah menentukan mana yang Sobat Pandai ingin pelajari, langkah berikutnya yang dapat diambil adalah mencari metode belajar yang tepat. Salah satu metode belajar bahasa secara efektif adalah dengan mengikuti kursus belajar bahasa Mandarin. Program ini tidak hanya menawarkan materi yang dapat dipelajari, tetapi juga bertemu dengan rekan belajar dan mengetahui lebih banyak soal budaya China. Buat Sobat Pandai yang udah nggak sabar buat mulai perjalanan belajar bahasa Mandarin, yuk segera hubungi IndoPanda buat tahu detail programnya!

Scroll to Top